Waspadai Efek Samping Obat Darah Tinggi atau Hipertensi

Setiap obat bisa memiliki efek samping, salah satunya adalah efek obat dari hipertensi . Hal ini bukan berarti bahwa setiap orang pasti akan mengalami efek samping dari obat-obatan tersebut. Sebagian besar penderita hipertensi yang menggunakan obat darah tinggi juga banyak yang tidak memiliki masalah sama sekali dengan obat – obatan tersebut. Setiap orang bisa memiliki efek samping yang berbeda dari penggunaan obat yang sama.  Selain itu, apabila Anda mengalami efek samping atau masalah dengan satu jenis obat, maka tidak berarti obat hipertensi lainnya akan memberikan efek samping yang sama. Obat jenis lain mungkin bisa membantu meredakan tekanan darah tanpa masalah atau efek apapun.

Lalu apa saja efek samping obat hipertensi yang mungkin bisa terjadi? Berikut kita simak ulasannya. Efek samping ringan yang pada umumnya ditimbulkan oleh obat hipertensi adalah sembelit. Pada umumnya gangguan ini disebabkan oleh calcium blocker; sehingga bisa terjadi beberapa gangguan seperti mulut kering, pusing, dehidrasi, mengantuk, sakit kepala, dan mual.

Disamping itu, beberapa jenis obat hipertensi juga dikaitkan dapat menyebabkan terjadinya peningkatan risiko kanker pada seseorang. Pada sebuah penelitian, ribuan pasien sdibagi menjadi 2 kelompok. Dalam penelitian ini, kelompok 1 dibagikan plasebo (obat palsu yang sebenarnya hanya layaknya permen) dan kelompok ke 2 diberikan obat darah tinggi yang lebih dikenal sebagai angiotensin-receptor blocker (ARB). Dalam penelitian ini ditemukan bahwa kelompok yang memperoleh ARB mengalami peningkatan risiko kanker. Penelitian lain juga menunjukkan jika Calcium Blocker bisa membuat wanita lebih berisiko untuk terkena kanker payudara.

Disamping itu, Calcium Blocker bukan hanya dikaitkan dengan kanker, namun obat hipertensi ini juga dapat meningkatkan risiko kematian karena serangan jantung. Bahan utama yang terkandung di dalamnya, yakni Statin, bisa menurunkan kadar kolesterol, tapi kini semakin sering diresepkan bagi para penderita hipertensi. Zat ini dikaitkan dengan beberapa kondisi medis, misalnya penyakit hati, serangan jantung, depresi dan juga stroke. Pengobatan tekanan darah tinggi dengan obat tersebut pada umumnya juga bisa menyebabkan kekurangan mineral, Guesehat.

Share This:

Baca juga:  Menyembuhkan Penyakit Insomnia Dengan Cara Alami