Wisata Yogyakarta – Keindahan Alam dan Mitos yang Melegenda dari Pantai Parangtritis

Pantai parangtritis, siapa yang tak tahu pantai ini. Merupakan pantai yang paling populer di Yogyakarta. Meskipun berpasir coklat dan ombaknya yang besar, pantai ini selalu ramai dikunjung, terutama saat hari libur. Bahkan terdapat larangan di Pantai Parangtritis, larangan yang bahkan merupakan tujuan sebagian besar orang saat ke pantai, yaitu adalah berenang. Meskipun begitu, pantai ini lah yang menjadikan daya tarik para wisatawan untuk mengunjungi Yogyakarta.

Pantai Parangtritis merupakan sebuah pantai yang mengarah langsung ke samudra hindia dan terletak sekitar 25 kilometer dari Kota Jogja. Berbatasan langsung dengan samudra hindia ini lah yang menyebabkan pantai ini memiliki ombak tinggi dan menjadi terlarang untuk aktivitas berenang. Namun, seperti yang dijelaskan sebelumnya, adanya larangan berenang tidak menjadikan pantai ini sepi pengunjung. Karena ada banyak hal yang menarik di pantai ini.

Traveling tips: Kalau kamu tiba di Jogja menggunakan pesawat atau kereta api, jangan bingung soal transportasi menjelajah destinasi wisata di Jogja. Kamu bisa langsung menyewa mobil di Omocars. Mobil yang kamu sewa nanti akan diantar langsung ke bandara atau stasiun.

 

Salah satu yang paling terkenal adalah tentang adanya mitos ratu pantai selatan, atau yang biasa disebut Nyi Roro Kidul. Mitos Pantai Parangtritis ini sangat terkenal dan berhasil menjadi magnet tersendiri untuk para wisatawan yang berkunjung. Konon katanya, wisatawan yang berkunjung ke pantai ini sangat dilarang menggunakan pakaian berwarna hijau, karena warna hijau adalah warna kesukaan dari ratu pantai selatan. Kalau Anda bersikeras tetap menggunakannya, bisa jadi Anda akan hilang di pantai itu karena Nyi Roro Kidul akan datang menjemput Anda menuju istana kerajaannya.

Baca juga:  Belum Puas... Australia Masih Bidik Indonesia!

Ada beberapa ritual yang sering dilakukan oleh para nelayan bersama para wisatawan yang ada di sana. Anda yang ingin menyaksikannya langsung atau bahkan ingin berpartisipasi bisa datang langsung ke pantai ini. Salah satu ritualnya dilakukan hampir setiap malam jumat kliwon dan selasa kliwon. Anda bisa datang pada hari tersebut. Upacara ritual ini diwarnai dengan pelarungan sesajen dan kembang warna-warni ke laut.

Selain mitos yang melegenda, Anda juga masih bisa menikmati beragam fasilitas menarik yang sudah disediakan. Di kawasan ini terdapat kuda yang disewakan untuk para wisatawan yang ingin mengelilingi Pantai Parangtritis. Selain itu, ada penyewaan ATV (All-Terrain Vehicle) dengan tarif sekitar Rp. 50.000 – Rp. 100.000 setiap setengah jam. Tentunya hal ini akan sangat menyenangkan, apalagi Pantai Parangtritis memiliki bibir pantai yang cukup luas membuat Anda bisa lebih leluasa untuk bermain.

Terakhir, sudah tentu tidak ketinggalan adalah panorama matahari terbenam yang selalu menjadi magnet wisatawan mana pun untuk mengunjungi sebuah pantai. Dan kebetulan sekali, karena Pantai Parangtritis juga sangat terkenal dengan keindahan matahari terbenamnya.


Share This: