Profil Sony Dwi Kuncoro dan Sederet Prestasinya

Gambar Sony Dwi Kuncoro
Sony Dwi Kuncoro (c) radarindo.com
Kita tahu bahwa beberapa hari lalu, seorang Sony Dwi Kuncoro secara di luar dugaan, merangkak dari babak kualifikasi sukses menjadi Juara Singapura Open Super Series 2016 dengan mengalahkan banyak lawan tangguh, salah satunya adalah dengan mengalahkan legenda dari Tingkok, Lin Dan. Tidak bisa dipungkiri, bahwa mengalahkan Lin Dan lah yang membuat percaya diri Sony meningkat dan mampu menyelesaikan babak final dengan kemenangan.
Nah, bagi pecinta Badminton sejak lama pasti nama Sony Dwi Kuncoro sudah sangat tidak asing di telinga kamu. Apalagi, pemain ini pernah mendapatkan medali perunggu di ajang Olimpiade Athena tahun 2004 yang di saat bersamaan Taufik Hidayat yang merebut medali emas. Padahal saat itu usianya masih sangat muda, yaitu 19 tahun dan diprediksi banyak pihak akan menjadi penerus dari Tufik Hidayat. Tapi sayang, beberapa tahun ke belakang pemain ini seakan mengalami krisis kepercayaan diri dan performanya terus menurun seiring dengan dirinya yang keluar dari platnas dan cidera yang terus menghantui.
Nah, untuk lebih lengkapnya, mari kita ulas sedikit profil dan prestasi yang pernah diraih pemuda kelahiran Surabaya, 7 Juli 1984. Berikut ini merupakan sedikit profil dan prestasi dari Sony Dwi Kuncoro:
Nama Lengkap    : Sony Dwi Kuncoro
 
Tempat, Tanggal Lahir    : Surabaya, 7 Juli 1984
 
Tinggi                               : 172 cm
 
Peringkat BWF tertinggi : 3 (2004)
 
Peringkat saat ini            : 56 (14 April 2016)   
 
Spesialis                          : Tunggal Putra

 

Prestasi: 
Meraih Medali Perunggu di Olimpiade Athena (2004)
Menjuarai Yonex Chinese Taipei Open Gold Grandprix (2007)
Menjuarai Indonesia Super Series (2008)
 Menjuarai Li-Nung China Masters Super Series (2008)
Menjuarai Li-Ning Singapore Open Super Series (2010)
Menjadi Runner Up Yonex Sunrise Malaysia Open Gp Gold (2012)
Menjuarai SCG Thailand Open (2012)
Menjuarai Indonesia Open Grand Prix Gold Badminton (2012)
Menjadi Runner – Up MAYBANK Malaysia Open (2013)
Menjadi Runner – Up YONEX Hongkong Open (2013)
Nah, itu dia profil singkat dan beberapa prestasi internasional yang pernah di raih Sony Dwi Kuncoro. Padahal sejak masih belia, Sony memiliki bakat dan potensi yang sangat besar untuk meneruskan langkah para pendahulunya seperti Taufik Hidayat. Sayang, cidera beruntun yang seakan sudah menjadi sahabat karibnya membuat langkah itu tersendat. Karirnya pun perlahan meredup.
Di sektor tunggal putra saat ini Indonesia hanya bisa diwakilkan oleh satu orang saja, yaitu Tommy Sugiarto yang berada di peringkat 9 BWF. Sony yang saat ini berada di peringkat 56 dunia sangat mustahil untuk meroket naik sampai peringkat sampai 10 besar, meskipun baru saja meraih juara di ajang Super Series Premier. Namun meskipun begitu, semoga saja performa gemilang ini menjadi awal bagi Sony untuk menunjukkan bahwa dirinya belum habis. Menunjukkan bahwa ia masih mampu juara di level yang lebih tinggi.
Semangat terus, Sony!
Baca juga:  Cara Memutihkan Gigi Secara Alami dan Cepat

Share This:

Lalu Razieb Ariaharfi

Asli Lombok dan suka makanan pedas. Bisa dihubungi lewat twitter @lalurazieb_azie, email laluazie@gmail.com, atau mungkin bisa berkunjung ke blog pribadinya di www.pena-azie.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *