(Bukan) Kelas EYD

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

|

Oleh Zahra A. Harris pada 21 Oktober 2014

“TANDA PETIK” DAN ‘TANDA PETIK TUNGGAL’, BEDA, LO!

======================================

Selamat sore, Kobimoist/(a).

Tanda petik (“petik”) dan tanda petik tunggal (‘tunggal’) tidak sama fungsinya.

Ada yang masih bingung membedakan penggunaan tanda petik dan tanda petik tunggal yang berkaitan dengan penulisan ungkapan, makna kata, dan kata dengan arti khusus?

Rumus mudahnya seperti ini:

Tanda petik, digunakan untuk mengapit istilah ilmiah yang kurang dikenal atau kata yang mempunyai arti khusus.

Contoh:

(1) Kalau pengin jadi pacarku, walaupun dia sholeh, ganteng dan mapan, dia tetap harus menjalani serangkaian “fit and proper test”.

Kenapa istilah “fit and proper test” dalam kalimat ini tak cukup hanya dicetak miring/italic?
Karena terdapat kesan berlebihan di sana. Sejauh ini, serangkaian fit and proper test cenderung diadakan untuk menguji kelayakan seorang calon petinggi, tidak terlalu umum untuk mengetes calon pacar. Kesan “lebai” inilah yang menjadikannya memiliki arti khusus sehingga selain cetak miring juga memerlukan tanda petik.

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

(2) Murid baru di kelas kami tak hanya cerdas. Dia cantik, ramah, suka membagi ilmu, dan gemar mentraktir teman tanpa terkecuali. Benar-benar “berbahaya” untukku yang semester lalu meraih peringkat satu.
Coba temukan alasan, mengapa “berbahaya” di sana memerlukan tanda petik!

Baca juga:  Inilah 7 Tips Menghilangkan Stres Paling Cepat dan Ampuh

(3) Demi mempermudah pencatatan, kami menyiapkan “buku pembantu utang” untuk masing-masing lawan transaksi.

===================

Sedangkan,

Tanda petik tunggal, digunakan untuk mengapit penjelasan dari makna kata atau ungkapan kata.

Contoh :

(1) Salah satu jurus nekat supaya gampang dikenal kakak kelas adalah tebal muka alias ‘tak punya malu’.

(2) Karena rajin dan pintar mengambil hati, dia menjadi tangan kanan alias ‘orang kepercayaan’ majikan kami.

(3) Tak mungkin kami mendapat posisi bagus di kantor pusat tanpa adanya campur tangan orang tua atau orang tua kami ‘turut mengurusi’.

(4) Akibat kecelakaan itu, dia mengalami fraktur yaitu adanya ‘keretakan atau keadaan patah’ pada tulang betis sebelah kanan.

==

Semoga sekarang sudah tahu beda-nya dan semoga bermanfaat. Yuk, nulis novel lagi!

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Share This:

Lalu Razieb Ariaharfi

Asli Lombok dan suka makanan pedas. Bisa dihubungi lewat twitter @lalurazieb_azie, email laluazie@gmail.com, atau mungkin bisa berkunjung ke blog pribadinya di www.pena-azie.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *