Bahaya Rokok Selepas Berbuka Puasa

           Sebelum kita membahas tentang bahaya rokok selepas berbuka puasa, akan kita bahas dahulu tentang sebuah masalah. Kenapa rokok dapat membatalkan puasa?. Padahal merokok hanya menghisap rokok dan mengeluakan asapnya kembali melalui mulut atau hidung. Tidak sampai tertelan dan tidak pula menimbulkan efek kenyang.

           Tidak semua hal yang membatalkan puasa adalah sesuatu yang bisa membuat kenyang. Seperti makan dan minum. Bahkan seperti muntah secara sengaja pun dapat membatalkan puasa. Pun sama dengan jika seorang suami mencium istrinya hingga mengeluarkan sperma juga bisa membatalkan puasa. Bukankah itu tidak menimbulkan rasa kenyang? Merokok dapat membatalkan puasa jika dilihat dari sisi kenikmatannya. Bagi para pecandu rokok, lebih baik disuruh menahan haus dan lapar daripada harus menahan untuk tidak merokok. Disinilah oleh para ulama dijatuhkan hukum bahwa merokok di siang hari ketika bulan ramadhan dapat membatalkan puasa. Karena merokok dapat menimbulkan kenikmatan bagi para penghisapnya.
Bahaya merokok

           Kembali ke bahasan utama. Tentang bahaya rokok selepas berbuka puasa.Apakah berbahaya, jika sesaat setelah memasuki waktu berbuka kita langsung merokok?. Bahayanya jelas sekali mengancam. Selama kita menjalan kan ibadah puasa, lambung kita sudah kosong selama kurang lebih 12 jam. Pada saat kita berbuka, yang tubuh kita butuhkan adalah air, glukosa dan oksigen. Jika kita merokok, asap rokok justru dapat menjadi penyekat dan penghalang saluran darah dan aliran oksigen yang diperlukan dalam tubuh.

           Jika saluran darah dan aliran oksigen terhambat, akibatnya akan terjadi serangan jantung. Yaitu suatu keadaan dimana akan terjadi pemutusan aliran darah ke jantung, sehingga otot jantung akan terhenti karena kekurangan oksigen. Serangan ini bisa terjadi jika arteri koroner tersumbat sehingga aliran darah ke satu bagian jantung akan terhenti. Jika ini berlangsung dalam hitungan menit, maka akan terjadi mati pada jaringan jantung.
Baca juga:  Gejala Kangker Payudara

           Jika kematian jaringan jantung ini terjadi pada beberapa bagian jantung, maka resiko terberat yang bisa ditimbulkan adalah kematian. Sekalipun kerusakan tidak terlalu luas, namun akan tetap terjadi gagal jantung. Itulah bahaya rokok selepas berbuka puasa.

           Karena itu, untuk menghindari hal-hal seperti disebutkan di atas, sebaiknya jangan langsung merokok ketika baru memasuki waktu berbuka puasa. Tunggulah sampai tubuh telah beradaptasi dengan makanan setelah seharian penuh kosong tanpa diisi apapun. Saat memasuki waktu berbuka, minumlah air putih satu gelas dahulu. Baru dilanjutkan dengan makanan manis seperti kurma atau kolak untuk mengembalikan tenaga yang telah hilang. Setelah itu, dilanjutkan dengan makan besar menu utama seperti nasi atau karbohidrat lainnya.

           Atau lebih baik lagi jika selama bulan puasa kita bisa menahan diri untuk tidak merokok demi kesehatan kita. Karena, alasan apapun yang kita berikan untuk merokok, tetap saja merokok tidak memberikan manfaat apapun pada tubuh. Yang ada justru memberikan bahaya pada tubuh kita. Bahaya merokok di sini tidak hanya untuk perokok aktif. Tapi juga perokok pasif. Yaitu orang yang tidak merokok namun berinteraksi langsung dengan para perokok sehingga ikut serta menghirup asap rokoknya.

           Itulah beberapa uraian mengenai bahayanya merokok setelah berbuka puasa. Sekali lagi, demi kesehatan kita dan orang-orang yang kita cintai di sekitar kita, lebih baik hindari sedini mungkin merokok. Semoga artikel tentang bahaya rokok selepas berbuka puasadapat menyadarkan kita akan bahayanya merokok setelah berbuka.

Share This:

Lalu Razieb Ariaharfi

Asli Lombok dan suka makanan pedas. Bisa dihubungi lewat twitter @lalurazieb_azie, email laluazie@gmail.com, atau mungkin bisa berkunjung ke blog pribadinya di www.pena-azie.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *