Bahaya Berbuka Puasa Dengan Air Es

            Bahaya berbuka puasa dengan air es.Jika diminta memilih, lebih berat mana?. Antara menahan lapar dengan menahan haus? Jawabannya pasti lebih berat menahan haus. Apalagi jika bulan puasa jatuh di musim kemarau. Segala aktivitas kitadi luar sepanjang hari seperti bekerja ataupu belajar tentu saja menjadi sebuah ujian keimanan tersendiri. Karena hal itulah, pada saat kita berbukas puasa, satu hal yang pertama kita inginkan. Yaitu berbuka puasa dengan air es atau minuman dingin, tapi apakah anda tahu akabibat dari meminum air es saat buka puasa atau bahaya meminum air dingin saat berbuka?
            Berbuka puasa pertama kali dengan air dingin memang memberikan sensasi tersendiri. Dahaga yang kita tahan sepanjang hari segera lewat hanya dengan segelas air es. Namun tahukah kita bahwa ada banyak bahaya berbuka dengan air es.
Bahaya Berbuka Puasa Dengan Air Es


            Kenapa minum air es berbahaya untuk berbuka puasa? Karena, pertama, selama bulan puasa, lambung kita tidak terisi dan kosong kurang lebih selama 12 jam. Bisa membayangkan?. Bagaimana jika lambung yang kosong tersebut tiba-tiba diisi dengan air es. Secara bahasa sederhananya, lambung akan terasa kaget. Sehingga menimbulkan kontraksi. Tidak menutup kemungkinan juga akan menimbulkan efek berupa kram perut. Untuk menghindarkan hal ini, sebaiknya awali buka puasa dengan minuman hangat yang manis. Biarkan dahulu lambung beradaptasi setelah seharian penuh kosong tanpa diisi. Baru setelah lambung terasa nyaman, kita bisa minum air es dingin yang nikmat.

            Bahaya berbuka puasa dengan air yang kedua, air es membuat perut terasa lebih kenyang. Sehingga menghalangi makanan lain untuk masuk karena lambung terasa telah penuh. Padahal saat berbuka puasa inilah saat yang tepat untuk mengisi perut dengan makanan penambah nutrisi tubuh. Karena itu, sebaik mungkin untuk menghindari air dingin saat pertama kali berbuka puasa agar perut masih mampu menampung makanan yang lainnya.

            Ketiga, air es dapat mengakibakan penciutan pada pembuluh darah yang dapat mengakibatkan gerak peristaltik menjadi terganggu. Oleh karena hal itulah biasanya orang yang mengawali berbuka dengan air es akan merasakan perutnya merasa tidak nyaman.

            Keempat, minum air es saat mengawali berbuka puasa akan mengakibatkan penambahan berat badan. Karena, lemak yang ada darah kita akan dibekukan oleh air es.  Hal ini dapat mengakibatkan peredaran darah tidak lancar. Jika peredaran darah tidak lancar, maka akan mempengaruhi proses metabolisme dan pencernaan dalam tubuh. Efek selanjutnya adalah sembelit dan susah buang air besar.

            Karena iu, demi agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan mendapat manfaat puasa bagi kesehatan, aturlah pola makan saat berbuka puasa. Saat adzan magrib telah berkumandang, hal pertama yang boleh masuk ke dalam tubuh adalah air putih yang tidak dingin.Kemudian dilanjutkan dengan mengkonsumsi kurma,kolak,atau makanan manis untuk mengembalikan tenaga yang telah hilang selama seharian. Setelah perut dirasa telah stabil, bolehlah minum air es seperti es buah dan sejenisnya. Tentunya dalam kadar yang wajar dan tidak berlebihan. Setelah itu, baru boleh menkonsumsi menu makanan utama seperti nasi.

Baca juga:  Manfaat Daun Sirsak Bagi Kesahatan Tubuh

            Itulah beberapa uraian tentang bahayanya mengawali buka puasa dengan air es. Sekali lagi, demi menjaga kesehatan di bulan puasa dan bisa menjalankan ibadah puasa dengan nyaman, sebaiknya hindarihal-hal yang dapat merusak kenyamanan menjalankan ibadah puasa seperti terlalu banyak mengkonsumsi air es. Semoga artikel tentang Bahaya berbuka puasa dengan airdapat memberi gambaran untuk menjalankan polahidup sehat selama menjalankan ibadah bulan puasa.

Baca Juga : Bahaya makan gorengan di saat berbuka puasa

Share This:

Lalu Razieb Ariaharfi

Asli Lombok dan suka makanan pedas. Bisa dihubungi lewat twitter @lalurazieb_azie, email laluazie@gmail.com, atau mungkin bisa berkunjung ke blog pribadinya di www.pena-azie.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *