Bahaya Ambeien Pada Ibu Hamil

Apa dan bagaimana Bahaya ambeien pada ibu hamil? Ambeien adalah pembengkakan pada daerah anus yang mempunyai pengaruh terhadap pembuluh darah dan jaringan di sekitarnya yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Pada siapapun, penderita ambeien akan merasakan tidak nyaman ketika duduk. Rasa nyeri yang ditimbulkan karena ada pembengkakan pada rektum. Akan terjadi pendarahan jika pada saat buang air besar fasesnya keras dan bergesekan dengan wasir. Selain itu, pada saat buang air besar akan terasa nyeri karena rangsangan syaraf sekitar anus. Pada saat berdiri atau duduk, ada benjolan di sekitar anus, namun akan mengecil pada saat tidur atau rebahan. Benjolan itu berisi pembuluh vena, jaringan ikat elastis dan otot.

Apalagi jika ambeien itu diderita oleh ibu hamil. Banyak sekali pertanyaan dan kehawatiran yang sering timbul tentang bahaya ambeien pada ibu hamil. Apakah ambeien berbahaya bagi janin?.Atau mungkinkah ibu hamil yang menderita ambeien dapat melahirkan secara normal?
Bahaya Ambeien Pada Ibu Hamil

Kehawatiran seperti itu terus menghantui. Terutama bagi ibu hamil yang usianya diatas 7 bulan. Secara dunia kedokteran, ambeien tidak terlalu berbahaya pada janin. Namun cukup mengganggu masa kehamilan. Meningkatnya pembuluh darah di bagian rahim dapat menyebabkan pembengkakan pada rektum. Hal ini disebabkan karena melambatnya sirkulasi darah di bagian tubuh yang bawah. Ini dapat terjadi karena pembuluh darah bagian panggul dan vena cava inferior di tubuh bagian kanan ditekan oleh pertumbuhan janin pada rahim.

Selain itu, ambeien dapat berakibat pada peningkatan berat badan di bagian perut ketika usia kandungan memasuki 6 bulan. Apalagi jika ibu hamil yang menderita ambeien tersebut melakukan aktivitas dengan duduk terlalu lama akan semakin memperparah ketidaknyamanan tersebut. Ketidaknyamanan yang lain adalah mengejan ketika buang air besar. Jika ambeien terjepit saat mengejan terlalu keras dapat menyebabkan pendarahan.

Baca juga:  Cara Mencegah Dan Mengobati Penyakit Asam Urat

Karena itu, disarankan untuk ibu hamil agar fasesnya tidak terlalu keras, selalu mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung serat. Apalagi pada saat kehamilan rentan sekali terjadi konstipati atau susah buang air besar. Dengan fases yang lembek, membantu mengurangi rasa tidak nyaman ketika buang air besar. Makanan kaya serat banyak terdapat pada sayuran hijau, kacang-kacangan, buah-buahan, dan sereal. Selain mengkonsumsi makanan dengan kadar serat tinggi, minum air putih yang cukup juga banyak membantu. Minimal minumlah air sebanyak 2 liter atau setara 8 gelas sehari. Hindari juga makanan pedas. Karena hal tersebut dapat memperburuk keadaan.

Sekalipun ambeien tidak berbahaya bagi janin, namun ibu tidak bisa melahirkan secara normal. Sekalipun bisa melahirkan secara normal, mungkin agak sedikit sulit. Karena mengejan pada proses melahirkan akan berdampak pada bertambah parahnya penyakit ambein yang dapat menyebabkan pendarahan. Jika pendarahan parah terjadi, jalan satu-satunya adalah dengan cara operasi pemotongan wasir. Dari banyak pengalaman, operasi pemotongan wasir ini cukup menyakitkan. Karena itu, jika ambeien pada ibu hamil belum sembuh, biasanya dokter akan menyarankan melahirkan dengan operasi cesar. Agar resiko yang ditimbulkan lebih kecil.

Itulah beberapa hal tentang bahaya ambeien pada ibu hamil. Jika saat hamil kita menderita ambeien, teruslah untuk periksa dan berkonsultasi ke dokter. Agar bahayanya dapat segera diatasi sesegera mungkin. Karena dokter akan mencoba melakukan pengobatan yang tidak menimbulkan efek negatif pada janin. Jangan sesekali minum obat tanpa resep dokter. Karena dapat berakibat pada gangguan janin dan kehamilan.

Share This:

Lalu Razieb Ariaharfi

Asli Lombok dan suka makanan pedas. Bisa dihubungi lewat twitter @lalurazieb_azie, email laluazie@gmail.com, atau mungkin bisa berkunjung ke blog pribadinya di www.pena-azie.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *