7 Fakta Unik dan Sejarah All England yang Perlu Kamu Tahu

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Hari ini sudah memasuki babak 16 besar kejuaraan bulutangkis All-England, atlit-atlit Indonesia bersama dengan atlit dari negara lainnya sedang bersaing memperebutkan gelar dan gengsi Uh, pasti rame banget kan ya di Kota Birmingham sana. Maklum lah, All England kan merupakan kejuaraan bulutangkis tertua di dunia. Sejarah All England sangat berkaitan erat dengan awal mula adanya kejuaraan olahraga bulutangkis.

Bagi sebagian besar penduduk Indonesia, terutama pecinta olahraga bulutangkis tentu sudah tahu bahwa bulutangkis merupakan olahraga yang paling sering mendulang gelar Internasional untuk Indonesia. Lewat olahraga ini juga Indonesia Raya sering dikumandangkan di berbagai negara di dunia. Baik itu kejuaraan superseries, GrandPrix, Olimpiade, Piala Sudirman, Thomas dan Uber Cup, atau kejuaraan-kejuaraan lainnya. Hal itu lah yang membuat animo masyarakat cukup tinggi terhadap cabang olahraga yang satu ini, meskipun masih kalah dibandingkan sepak bola dengan banyak pendukung fanatiknya.

Kembali membahas soal All England ini, ada yang tahu enggak kalau Tantowi Ahmad dan Lilyana Natsir adalah pasangan ganda campuran asal Indonesia yang berhasil hatrick di kejuaraan All England ini sepanjang tahun 2012 sampai 2014?  Atau Indonesia yang tanpa satu gelar pun di All England tahun 2015? Nah, sebelum menyaksikan All England secara live yang besok akan disiarkan secara live oleh kompas tv, ada baiknya menyimak dulu fakta-fakta unik dari kejuaraan superseries paling bergengsi ini.

Berikut ini 7 fakta unik yang berkaitan dengan sejarah All England dan Indonesia sebagai salah satu peserta yang perlu kamu tahu:

Baca juga:  Praveen dan Debby Sukses Membawa Pulang Gelar Juara All England 2016

1.    All England sebagai Kejuaraan Bulutangkis Tertua di Dunia

Gambar Logo All England
All England Superseries (c) clubengland.badmintonengland.co.uk

All England mulai secara resmi diselenggarakan pada tahun 1899 yang ketika itu bernama Kejuaraan Inggris Terbuka. Kejuaraan ini merupakan kejuaraan bulutangkis tertua yang masih ada dan terus berkembang sampai saat ini. Meskipun beberapa kali telah memenangi kejuaraan di tempat lain, para pemain tidak akan merasa lengkap kalau belum menjuarai turnamen tertua di dunia ini. Karena itu, di antara kejuaraan superseries lainnya, All England adalah yang paling bergengsi.

2.     George Alan Thomas adalah pemain yang Paling Banyak Menjuarai All England

Gambar George Alan Thomas
George Alan Thomas (c) chessgames.com

Dulu, sebelum orang-orang Asia menguasai olahraga tepok bulu ini, pemain dari Eropa lah yang seringkali menjuarai kejuaraan ini. Sampai-sampai urutan 10 besar hampir dikuasai seluruhnya oleh pemain Eropa kalau saja Gao Ling dengan 11 gelarnya tidak berada di urutan ke sepuluh. George Alan Thomas adalah pemain berkebangsaan Inggris yang paling banyak menjuarai turnamen ini dengan total 21 kali dari tiga partai berbeda, yaitu; tunggal putra 4x, ganda putra 9x, dan ganda campuran 8x.

3.    Pemain Bulutangkis Asia Pertama yang Menjuarai All England adalah dari Malaysia

Gambar Ooi Teik Hock dan Teoh Seng Khoon ketika bertanding
Ooi Teik Hock dan Teoh Seng Khoon ketika bertanding (c) mynahbird20000.blogspot.co.id

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Siapa sangka kalau orang asia pertama yang berhasil menjuarai All England adalah dari Malaysia. Mereka adalah Ooi Teik Hock dan Teoh Seng Khoon yang bertarung di sektor ganda putra pada tahun 1949.

4.    Orang Indonesa Pertama yang Menjuarai All England adalah Tan Joe Hok

Gambar Taufik Hidayat dan Tan Joe Hok
(dari kiri) Taufik Hidayat bersama Tan Joe Hok (c) andriewongso.com

Tan Joe Hok alias Hendra Kartanegara adalah orang Indonesia pertama yang berhasil menjuarai All England pada tahun 1959 di sektor. Selain itu, Tan Joe Hok juga dikenal sebagai salah satu pionir Piala Thomas Indonesia karena setahun sebelunya, ia bersama dengan 6 orang lainnya berhasil menjuarai Piala Thomasi untuk pertama kalinya.

Baca juga:  Praveen dan Debby Sukses Membawa Pulang Gelar Juara All England 2016

5.    Rudy Hartono adalah orang Indonesia yang Paling Sering Menjuarai All England

Gambar Rudy Hartono
Rudy Hartono saat masih aktif bermain badminton (c) olahraga.kompas.com

Rudy Hartono sukses menjuarai All England selama 8x di sektor tunggal putra dan bahkan tujuh diantaranya berhasil diraih secara berturut-turut mulai tahun 1968-1974. Untuk juara kedelapannya pun diraih hanya selisih satu tahun yaitu pada tahun 1976. Menyamai prestasi dari Rudy Hartono pun sepertinya akan sulit didapat dalam waktu dekat oleh Indonesia atau mungkin negara lainnya, mengingat kekuatan bulutangkis dunia saat ini mulai berimbang. Tidak ada dominasi yang menonjol lagi seperti dulu.

6.    Tahun 1968 untuk Pertama Kali Pemain Putri Indonesia Berhasil Menjuarai All England

Gambar Retno Kustijah dan Santi Sudaryanto
(dari kiri) Retno Kustijah dan Santi Sudaryanto yang merupakan putri tercinta mendiang Minarni Sudaryanto (c) badminews.com

Yaitu Minarni Sudaryanto dan Retno Koestijah yang sebagai pasangan putri Indonesia pertama yang berhasil menjuarai All England di sektor Ganda Putri. Bersamaan dengan tahun pertama bagi Rudy Hartono menjuarai All England di sektor tunggal putra.

7.    Satu-satunya Tunggal Putri yang Berhasil Menjuarai All England adalah Susi Susanti

Gambar Susi Susanti
Susi Susanti (c) news.okezone.com

Dari awal kejuaraan ini berlangsung sampai hari ini, hanya Susi Susanti yang pernah berhasil menjuarai sektor tunggal putri, yaitu pada tahun 1993 dan 1994. Setelah itu tidak ada lagi tunggal putri yang berhasil menjuarai sektor ini. Beliau adalah seorang atlit tunggal putri yang merupakan sosok yang sangat disegani di dalam maupun di luar lapangan. Semoga dalam waktu dekat kita bisa melihat lagi penerus dari seorang Susi Susanti yang berhasil menjuarai All England dan bahkan juga olimpiade di ajang tunggal putri.

Nah, berikut itu adalah 7 fakta unik dan sejarah All England yang perlu kamu tahu. Kita berharap saja semoga tahun ini akan ada lagi juara-juara baru dari Indonesia di Kejuaraan Bulutangkis tertua di dunia ini.

Baca juga:  Praveen dan Debby Sukses Membawa Pulang Gelar Juara All England 2016

Your ads will be inserted here by

Easy Plugin for AdSense.

Please go to the plugin admin page to
Paste your ad code OR
Suppress this ad slot.

Share This:

Lalu Razieb Ariaharfi

Asli Lombok dan suka makanan pedas. Bisa dihubungi lewat twitter @lalurazieb_azie, email laluazie@gmail.com, atau mungkin bisa berkunjung ke blog pribadinya di www.pena-azie.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *