4 Jenis Pengawet Makanan Yang Berbahaya Bagi Tubuh Anda

4 jenis pengawet makanan yang berbahaya bagi tubuh anda  – Dewasa ini mungkin kita sering mendengar kabar tentang makanan yang mengandung bahan formalin dan juga bahan pengawet makanan lain yang tidak layak untuk dikonsumsi dan juga dapat membahayakan para konsumen yang memakannya, umumnya bahan makanan yang terkontantimasi oleh bahan pengawet makanan berbahaya tersebut telah beredar luas di tengah masyarakat, dan banyak sekali para pedagang kaki lima ataupun industri makanan kecil yang menggunakan bahan pengawet makanan ini tanpa memperdulikan kesehatan para konsumen yang membelinya, oleh sebab itu alangkah baiknya jika anda berhati-hati akan bahaya bahan pengawet makanan tersebut.

Secara umum bahan pengawet makanan berfungsi untuk mempertahankan bentuk dan juga warna yang terdapat dalam sebuah makanan agar lebih awet dan tampak segar, namun masalah lain akan timbul jika bahan pengawet ini digunakan melebihi dosis yang dianjurkan oleh badan kesehatan dan makanan (BPOM), oleh sebab itu untuk mengetahui lebih lanjut mengenai jenis bahan pengawet dan juga bahaya yang ditimbulkan oleh bahan pengawet tersebut, mungkin tidak ada salahnya jika anda menyimak penjelasan kami di bawah ini:

Jenis Pengawet Makanan Yang Berbahaya Bagi Tubuh

Asam Borat
Jenis bahan pengawet berbahaya yang kerap kali digunakan oleh para pedagang kaki lima dan juga industri makanan kecil yang kurang bertanggung jawab ialah jenis bahan pengawet asam borat, Menurut data statistik dari badan pengawas obat dan makanan (BPOM) penyebaran makanan yang telah terkontaminasi oleh bahan pengawet ini sangat banyak sekali, padahal bahan pengawet jenis asam borat ini sangatlah membahayakan dan dilarang keras dalam pemakaiannya, sebab bahan pengawet ini umumnya digunakan untuk antiseptik pada lantai ataupun bahan baku untuk Las Karbit, dan konsumen yang memakannya akan beresiko terkena kerusakan ginjal ataupun penyakit kanker

Baca juga:  Tips Cara Menurunkan Berat Badan Secara Efektif

Formalin
Selain asam borat, bahan pengawet makanan yang berbahaya dan sering digunakan oleh para pedagang yang tidak bertanggung jawab ialah formalin, dan tentu saja bahan pengawet jenis formalin sangat dilarang keras oleh pemerintah sebab bahan pengawet jenis formalin selain membahayakan bagi kesehatan kita dan juga dapat menyebabkan penyaki berbahaya seperti kanker ataupun penyakit jantung, sedangkan menurut kegunaannya bahan pengawet jenis Formalin merupakan bahan pengawet yang digunakan untuk mengawetkan mayat, oleh sebab itu maka tak heran jika BPOM melarang keras penggunaan bahan pengawet jenis formalin ini.

Kloramfenikol
Secara umum bahan pengawet makanan jenis Kloramfenikol sering digunakan di industri makanan udang segar, menurut fungsinya bahan pengawet ini digunakan agar udang tetap segar dan tahan lama, juga warnanya tidak pudar, meskipun diperbolehkan namun pengunaan yang berlebihan dalam penggunaan bahan pengawet jenis ini dapat membahayakan kita tubuh kita serta dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti ginjal ataupun kanker

Pewarna Textil
Bahan pengawet makanan yang berbahaya yang terakhir ialah pewarna tektil, pada umumnya para pedagang menggunakan bahan pengawet jenis ini dicampur dalam makanan atau minuman yang mereka jual, padahal jika diamati lebih mendalam tentunya bahan pengawet jenis ini sangat dilarang keras, sebab dapat membahayakan tubuh kita,  selain itu juga makanan yang terkandung bahan pengawet jenis ini dapat menyebabkan penyakit yang serius seperti kanker ataupun gagal ginjal

Mungkin hanya itu penjelasan kami mengenai 4 jenis pengawet makanan yang berbahaya bagi tubuh anda, semoga dengan penjelasan kami yang singkat ini berguna bagi pembaca sekalian, semoga bermanfaat.

Share This:

Lalu Razieb Ariaharfi

Asli Lombok dan suka makanan pedas. Bisa dihubungi lewat twitter @lalurazieb_azie, email laluazie@gmail.com, atau mungkin bisa berkunjung ke blog pribadinya di www.pena-azie.id

2 thoughts on “4 Jenis Pengawet Makanan Yang Berbahaya Bagi Tubuh Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *