10 Kejadian Menarik Selama Perhelatan Asian Games 2018: Unforgettable Moment!

  1. Medali Pertama Setelah 52 Tahun dari Cabang Atletik nomor Lari estafet 4x100m

Aksi dari pelari muda asal Lombok, Lalu Muhammad Zohri adalah yang paling ditunggu-tunggu di ajang ini setelah mampu menjadi juara dunia lari 100m untuk kategori U-20 di Finlandia. Sebelumnya, Zohri telah berlari di nomor 100m putra, namun di final hanya mampu finis di urutan ke-7. Meskipun begitu, hal ini patut diapresiasi, mengingat usia Zohri baru menginjak 18 tahun sedangkan lawannya di final adalah para pelari senior.

Selain mencatatkan waktu terbaik kedua di Asian Games kali ini, Zohri dkk ternyata telah memecahkan rekor nasional dengan catatan waktu 38,89 detik. Bukan hanya itu saja, mereka juga telah memutus dahaga 52 tahun tanpa medali di nomor ini. Karena terakhir kali Indonesia meraih medali Asian Games di nomor estafet 4×100 m adalah pada tahun 1966, sudah sangat lama.

  1. Indonesia Lampaui Target Emas

Kejadian menarik selama perhelatan Asian Games 2018 yang terakhir adalah prestasi Indonesia secara keseluruhan. Di luar dugaan, Indonesia sukses melewati target 16 emas yang sebelumnya dipatok pemerintah. 31 emas, 24 perak dan 43 perunggu adalah pencapaian luar biasa yang mungkin akan sulit untuk kembali diraih di Asian Games selanjutnya, mengingat banyak cabang olahraga andalan yang sepertinya tidak dipertandingkan.

Meskipun begitu kita tidak boleh pesimis, tentu saja seluruh atlet dan pengurus yang terlibat tidak akan tinggal diam dan ingin terus meningkatkan kualitas dan prestasi agar setidaknya mampu tetap bersaing di papan atas prolehan medali. Ini juga menjadi pekerjaan seluruh cabang olahraga yang mendapatkan emas agar tetap konsisten dan terus melahirkan atlet-atlet berprestasi. Aamiin!

Baca juga:  Bambang Supriyanto Kembali Tangani Tunggal Puteri

Asian Games 2018 begitu berkesan, mulau dari pembuka hingga penutup. Sampai detik ini saya belum bisa move on. Melihat perjuangan mati-matian dari para atlet, dukungan dari para suporter hingga semangat para presenter di tv. Banyak drama dan kejadian yang menguras emosi.

Mungkin semua itu tidak akan kita temukan lagi dalam waktu dekat, tapi semangat Energy of Asia tentu tidak akan pernah padam. Sejenak kita lupa apa agama, suku, dari mana ia berasal atau perbedaan lainnya. Dan memang begitulah seharusnya. Selama kita Indonesia, tidak ada sedikitpun perbedaan yang menjadi sekat pemisah. Perjuangan, rasa persatuan, dan kebersamaan yang melebur di atas semua perbedaan akan tetap melekat dalam diri setiap orang. Semua melebur untuk satu tujuan, Indonesia. Indonesia!

Siapa kita? Indonesia!

Tulisan ini saya buat semata-mata untuk mengingatkan kita bahwa Indonesia, tanah air kita tercinta pernah menjadi saksi sejarah pesta olahraga terbesar se-Asia.

#AsianGames2018
#EnergyofAsia
#BrightAsTheSun

Share This: